Orang-orang Mandailing mengelompokkan diri mereka
dalam beberapa marga, sebagai keturunan daripada seorang tokoh
nenek moyang. Masing-masing kelompok marga mempunyai seorang tokoh
nenek moyangnya sendiri yang "berlainan asal". Pendek
kata, masyarakat Mandailing merupakan kesatuan beberapa marga
yang berlainan asalnya.
Silsilah keturunan itu dinamakan tarombo dan
sampai sekarang masih banyak disimpan oleh orang-orang Mandailing
sebagai warisan turun-temurun yang dipelihara baik-baik. Melalui
tarombo, orang-orang Mandailing yang semarga mengetahui asal-usul
dan jumlah keturunan mereka sampai ini hari. Melalui jumlah keturunan
dapat diperhitungan sudah berapa lama suatu kelompok marga mendiami
wilayah Mandailing.
Marga dapat dirumuskan sebagai "kelompok
orang yang dari keturunan seorang nenek moyang yang sama, dan
garis keturunan itu diperhitungkan melalui bapa atua bersifat
patrilineal. Semua anggota marga memakai nama marga yang dipakai/dibubuhkan
sesudah nama sendiri, dan nama marga itu menandakan bahwa orang
yang menggunakannya mempunyai nenek moyang yang sama. Mungkin
tidak dapat diperinci rentetan nama para nenek moyang yang menghubungkan
orang-orang semarga dengan nenek moyang mereka, sekian generasi
yang lalu, namun ada suatu keyakinan bahwa orang-orang yang menggunakan
nama marga yang sama terjalin hubungan darah, dan salah satu pertandanya
adalah larangan kahwin bagi wanita dan pria yang mempunyai nama
marga yang sama".
Nama marga-marga yang terdapat di Mandailing
pada umumnya tidak muncul serentak. Kebiasaannya nama marga muncul
dan mulai dipakai pada keturunan ketiga setelah nenek moyang bersama.
Ini mungkin kerana pada generasi ketiga keturunan seorang nenek
moyang mulai banyak jumlahnya sehingga mereka mulai memerlukan
suatu nama identitas, iaitu nama marga.
Ada yang memperkirakan bahwa di Mandailing terdapat
13 marga. Marga-marga itu ialah:
1. Hasibuan 6. Nasution 10. Matondang
2. Dalimunte 7. Rangkuti 11. Batu Bara
3. Mardia 8. Parinduri 12. Tanjung
4. Pulungan 9. Daulae 13. Lintang
5. Lubis
1. Hasibuan 6. Nasution 10. Matondang
2. Dalimunte 7. Rangkuti 11. Batu Bara
3. Mardia 8. Parinduri 12. Tanjung
4. Pulungan 9. Daulae 13. Lintang
5. Lubis
Lumrahnya setiap marga mempunyai nenek moyang
yang sama. Tetapi ada juga sejumlah marga yang berlainan nama tetapi
mempunyai nenek moyang yang sama. Misalnya, marga Rangkuti dan Parinduri;
Pulungan, Lubis dan Harahap; Daulae Matondang serta Batu Bara. Melalui
tarombo atau silsilah keturunan dapat diketahui nenek moyang bersama
sesuatu marga. Dan dari jumlah generasi yang tertera dalam tarombo
dapat pula diperhitungkan berapa usia suatu marga atau sudah berapa
lama suatu marga tinggal di Mandailing.
Dari banyak marga tersebut, terdapat dua marga
besar yang berkuasa, yang masing-masing menduduki sebuah wilayah
luas yang bulat. Marga itu adalah Nasution di Mandailing Godang
dan Lubis di Mandailing Julu.
sumber: www.mandailing.org
Tidak ada komentar:
Posting Komentar